Jakarta, Wilwatikta.ac.id, – Atmosfer persaingan di Pegadaian Championship musim 2025/2026 kini menjelang titik klimaks. Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan krusial, tensi perebutan tiket promosi menuju kasta tertinggi sepak bola nasional, BRI Super League, semakin memanas di Grup Timur. Tiga kontestan utama—PSS Sleman, Barito Putera, dan Persipura Jayapura—berada dalam jarak poin yang sangat tipis, menjanjikan drama hingga peluit akhir yang akan menentukan nasib mereka.
Hingga pekan ke-24, PSS Sleman masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 49 poin. Namun, keunggulan mereka hanya sehelai rambut, karena Barito Putera membayangi ketat di posisi kedua dengan 48 poin. Tak kalah sengit, Persipura Jayapura menempel rapat di peringkat ketiga dengan 47 poin. Situasi ini menegaskan bahwa setiap hasil pertandingan akan menjadi penentu nasib. Sesuai regulasi, juara grup akan langsung mengamankan tempat di BRI Super League musim depan, sementara runner-up harus berjuang melalui babak final playoff yang tak kalah mendebarkan.

PSS Sleman di Posisi Terdepan
PSS Sleman, yang dijuluki Super Elang Jawa, kini berada di posisi paling menguntungkan. Analisis jadwal menunjukkan mereka akan melakoni dua laga kandang penting, menjamu wakil Jawa Tengah, Persiku Kudus dan PSIS Semarang. Satu-satunya laga tandang mereka adalah menghadapi Persiba Balikpapan. Secara historis dan kekuatan materi pemain, tim asuhan Ansyari Lubis ini memiliki rekam jejak positif, bahkan telah menundukkan ketiga calon lawan tersebut di pertemuan sebelumnya. Meski demikian, kapten Fachruddin Aryanto dan rekan-rekannya diingatkan untuk tidak lengah. Pertarungan melawan dua tim asal Jawa Tengah diprediksi akan berlangsung alot, mengingat lawan juga masih berjuang keras untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
- Tiga Laga Krusial PSS Sleman:
- Melawan Persiku Kudus (Kandang)
- Melawan PSIS Semarang (Kandang)
- Melawan Persiba Balikpapan (Tandang)
Barito Putera Wajib Sapu Bersih
Tantangan tak kalah berat menanti Barito Putera. Laskar Antasari dituntut untuk menyapu bersih seluruh poin di sisa laga demi menjaga asa promosi. Mereka akan memainkan dua pertandingan kandang melawan Persiba Balikpapan dan Persipal Palu, serta satu laga tandang krusial menghadapi Persela Lamongan. Rekor pertemuan di putaran sebelumnya menjadi alarm bagi pasukan Stefano Cugurra, di mana mereka sempat terpeleset saat bersua Persiba dan Persela. Oleh karena itu, konsistensi performa menjadi kunci utama bagi Bayu Pradana dan kolega. Selain wajib memenangkan pertandingan mereka sendiri, Barito juga harus berharap para pesaing di atasnya tersandung dan kehilangan poin.
- Tiga Laga Krusial Barito Putera:
- Melawan Persiba Balikpapan (Kandang)
- Melawan Persipal Palu (Kandang)
- Melawan Persela Lamongan (Tandang)
Persipura Tak Boleh Terpeleset
Sementara itu, Persipura Jayapura juga masih memiliki kans besar untuk merebut puncak klasemen. Mutiara Hitam akan melakoni dua laga kandang di hadapan pendukungnya, menjamu PSIS Semarang dan Persiku Kudus, sebelum bertandang ke markas Persipal Palu. Pengalaman pahit di putaran pertama, saat Boaz Solossa cs. ditahan imbang tanpa gol oleh Persipal, menjadi pengingat bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh. Namun, tim arahan Rahmad Darmawan ini memiliki modal positif setelah berhasil mengalahkan PSIS dan Persiku di pertemuan sebelumnya. Jika mampu menjaga momentum dan konsistensi, peluang mereka untuk menyalip dua rival di atasnya tetap terbuka lebar.
- Tiga Laga Krusial Persipura Jayapura:
- Melawan PSIS Semarang (Kandang)
- Melawan Persiku Kudus (Kandang)
- Melawan Persipal Palu (Tandang)
Tiga pekan terakhir Pegadaian Championship Grup Timur dipastikan akan menyajikan tontonan yang mendebarkan. Setiap gol, setiap kartu, dan setiap keputusan wasit berpotensi mengubah peta persaingan. Siapa yang akan merayakan promosi langsung, dan siapa yang harus berjuang lebih keras di babak playoff, akan ditentukan oleh mental, strategi, dan sedikit keberuntungan di lapangan hijau.






