Gelaran Piala AFF U-17 2026 segera bergulir, dan Timnas Indonesia U-17 akan mengawali kiprahnya dengan menjamu Timor Leste. Pertandingan pembuka yang dijadwalkan pada Senin malam, 13 April 2026, di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, menyimpan narasi unik. Pasalnya, tim lawan dinakhodai oleh seorang pelatih asal Indonesia, Emral Abus, yang secara mengejutkan meminta “separuh doa” dari publik Tanah Air.
Emral Abus, juru taktik berpengalaman asal Pesisir Selatan, Sumatra Barat, kini memegang peranan vital sebagai pelatih kepala Timnas Timor Leste, baik untuk kategori U-23 maupun U-17. Permintaan “separuh doa” tersebut dilontarkannya di Surabaya pada Sabtu (11/4/2026), dua hari menjelang laga. Ini menjadi respons menarik terhadap seruan dukungan penuh yang sebelumnya disampaikan oleh pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto. “Saya minta separuh doa saja, karena pelatih Timor Leste ini juga dari Indonesia,” ungkap Emral, menyoroti ikatan emosional yang tak terhindarkan.

Meski menyadari jurang perbedaan yang lebar, terutama dalam hal persiapan yang terbilang mepet dibandingkan tuan rumah, Emral Abus menegaskan bahwa semangat juang pasukannya tidak akan luntur. Ia mengakui, secara materi dan fasilitas, Timor Leste jauh tertinggal dari Indonesia. Namun, ambisi untuk menorehkan sejarah di ajang Piala AFF U-17 2026 menjadi pemicu utama. “Sudah pasti kami kalah jauh jika dibandingkan Indonesia. Tapi, anak-anak Timor Leste akan berjuang semaksimal mungkin. Tekad mereka adalah bagaimana menciptakan sejarah saat menghadapi Indonesia,” tegas pelatih berusia 67 tahun itu, penuh keyakinan.
Namun, Timor Leste datang bukan tanpa modal. Emral Abus menyoroti keunggulan unik yang dimiliki skuadnya: pengalaman bertanding di level senior. Menurutnya, sistem liga domestik di Timor Leste mewajibkan para pemain muda untuk berpartisipasi dalam kompetisi senior. Ini secara signifikan mengasah mentalitas dan kematangan mereka di lapangan. “Di Timor Leste, pemain-pemain muda diwajibkan bermain di kompetisi senior. Mereka terbiasa bergabung dan berkompetisi dengan para senior, membentuk mentalitas yang teruji,” papar Emral.
Dengan dinamika menarik ini, duel pembuka antara Indonesia dan Timor Leste di Piala AFF U-17 2026 dipastikan akan menjadi tontonan yang patut dinanti. Bukan hanya pertarungan strategi di lapangan, melainkan juga pertunjukan semangat juang dan ikatan emosional yang melampaui batas negara, seperti yang disuarakan Emral Abus. Informasi lebih lanjut mengenai turnamen ini dapat diakses melalui Wilwatikta.ac.id.






