SERANG – PSIM Yogyakarta bersiap menghadapi duel krusial kontra tuan rumah Dewa United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan pada Jumat (3/4/2026) malam WIB di Stadion Banten International Stadium, Serang, ini menjadi penanda bergulirnya kembali kompetisi setelah jeda panjang libur Idulfitri dan FIFA Matchday. Kick-off akan dimulai pukul 19.00 WIB dan disiarkan langsung oleh Indosiar serta melalui layanan streaming Vidio.
Laskar Mataram, julukan PSIM, saat ini menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 38 poin. Mereka berada tipis di atas Dewa United yang menduduki posisi kesembilan dengan raihan 34 angka. Kedua tim sama-sama gagal meraih poin penuh pada laga terakhir mereka sebelum jeda. PSIM ditahan imbang Persijap Jepara 2-2 pada 11 Maret lalu, sementara Dewa United bermain seri 1-1 melawan Persija Jakarta pada 15 Maret 2026.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengakui jeda panjang kompetisi sebagai sebuah tantangan signifikan bagi timnya. Ia memutuskan untuk memberikan waktu rehat selama enam hari kepada para pemain sebelum kembali menjalani persiapan intensif selama dua minggu. “Saya pikir para pemain pantas mendapatkan sedikit istirahat. Setelah itu, kami memiliki waktu dua minggu untuk mematangkan persiapan jelang pertandingan ini,” ujar Van Gastel dalam sesi konferensi pers jelang laga, Kamis (2/4/2026).
Van Gastel menambahkan, “Tentu saja kami harus mengevaluasi respons para pemain nanti, karena jika Anda berada dalam ritme pertandingan yang terus-menerus, itu bisa lebih mudah dipertahankan. Di sisi lain, setelah libur beberapa hari itu juga bisa membawa dampak positif yang signifikan. Jadi, setelah pertandingan besok baru kita bisa melihat apakah itu keputusan yang tepat.”
Dari kubu pemain, bek sekaligus kapten PSIM, Franco Ramos Mingo, menjamin kebugaran skuad tetap prima selama masa libur. Pemain asal Argentina ini menyebut para penggawa tetap melakukan program latihan individu demi menjaga performa fisik. “Kami mendapat enam hari libur, tetapi tetap melakukan latihan pribadi. Saat kembali, kondisi kami bagus, fit, dan menjalani latihan dengan sangat baik. Saya rasa kami sudah siap, setidaknya secara fisik,” kata Franco.
Menghadapi Dewa United, Franco Ramos menilai tim lawan tidak banyak berubah dibandingkan pertemuan sebelumnya. Meski demikian, ia tetap menaruh kewaspadaan terhadap kualitas individu para pemain yang dimiliki tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut. “Mereka tidak banyak berubah, tetapi punya pemain-pemain yang sangat bagus dan berpengalaman di liga ini. Kami yakin ini akan menjadi laga yang diprediksi sengit, tak ubahnya pertemuan pertama,” tegasnya.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim pasca-jeda panjang, sekaligus krusial dalam upaya memperbaiki posisi di papan tengah klasemen.






