Kediri – Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri mengambil langkah progresif untuk mengantisipasi praktik pemalsuan tiket jelang laga kandang kontra Bali United dalam lanjutan BRI Super League. Inovasi berupa sistem tiket gelang akan diberlakukan, seiring dengan dimulainya penjualan tiket pada Senin, 26 Januari 2026.
Sejumlah persiapan matang telah digeber Panpel Macan Putih, julukan Persik Kediri, termasuk inovasi dalam mekanisme penjualan dan validasi tiket. Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman menonton yang lebih aman dan nyaman bagi para suporter setia.

Tri Widodo, perwakilan Panpel Persik Kediri, merinci bahwa penjualan tiket sudah resmi dibuka sejak Senin, 26 Januari 2026, pukul 16.30 WIB. Para pendukung dapat memperoleh tiket melalui dua jalur utama: daring (online) dan melalui koordinator komunitas Persikmania.
“Untuk pembelian bisa melalui komunitas Persikmania, Persikkediri.com, dan Brimo,” ujarnya, menjelaskan opsi pembelian yang tersedia bagi para penggemar.
Selain mekanisme baru, Panpel juga mengumumkan penyesuaian harga tiket untuk laga kandang melawan Serdadu Tridatu, julukan Bali United. Tiket kelas Ekonomi dipatok seharga Rp60.000, kelas Utama Rp80.000, dan kelas VIP Rp100.000. Diharapkan dengan kebijakan baru ini, antusiasme suporter tetap tinggi dan jalannya pertandingan dapat berlangsung lancar tanpa kendala.






