Souto Desak Pemain Futsal Indonesia Abroad

Brad Crawford

Souto Desak Pemain Futsal Indonesia Abroad

Mengusung semangat kemenangan di Piala Asia Futsal 2026, Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, melontarkan tantangan serius kepada anak asuhnya. Ia mendesak para pemain untuk berani meniti karier di kancah internasional, meyakini bahwa langkah ini krusial demi peningkatan level permainan yang berkelanjutan.

Skuad Garuda Futsal memang tengah dalam performa puncak. Mereka berhasil mengamankan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026 setelah tampil dominan di fase grup. Kemenangan telak 5-0 atas Korea Selatan pada Selasa (27/1/2026) disusul dengan performa impresif saat menaklukkan Kirgistan 5-3 pada Kamis (29/1/2026), menunjukkan potensi besar yang dimiliki tim ini.

Souto Desak Pemain Futsal Indonesia Abroad
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain kami,” ungkap Souto, sebagaimana dikutip dari Wilwatikta.ac.id. “Kami mulai terbiasa bermain di pertandingan internasional dengan intensitas dan tekanan tinggi. Ini penting untuk perkembangan mental dan teknis mereka.”

Souto kemudian menyoroti contoh dari lawan mereka, Kirgistan, yang pemain-pemainnya telah merasakan atmosfer kompetisi di berbagai liga asing. “Kirgistan memiliki dua pemain di Rusia, empat di Armenia, dan tiga hingga empat pemain di Uzbekistan,” paparnya. “Saya sangat berharap suatu hari nanti pemain Indonesia juga bisa merasakan hal serupa. Terkadang, kita hidup dalam ‘gelembung’ di kompetisi domestik, dan gelembung itu perlu kita pecahkan.”

Menurut Souto, lingkungan kompetisi domestik saja tidak cukup untuk mendorong lompatan kualitas yang signifikan. “Jika kita terus-menerus hanya berkutat di sini, akan sangat sulit untuk benar-benar meningkatkan level permainan kita,” tegas pelatih asal Spanyol itu.

Untuk mengatasi stagnasi ini, Souto menawarkan dua opsi strategis. “Ada dua jalur yang bisa kita tempuh,” jelasnya. “Pertama, kita bisa mengundang pemain asing berkualitas untuk berkompetisi di liga kita. Atau yang kedua, dan ini sangat penting, kita harus merencanakan dan memfasilitasi agar pemain-pemain kita bisa berkarier di liga-liga luar negeri.”

Sejarah futsal Indonesia sebenarnya mencatat beberapa nama yang pernah mencoba peruntungan di kancah internasional. Sebut saja Bambang Bayu Saptaji yang pernah merumput di China dan Brunei Darussalam, Evan Soumilena yang menjejakkan kaki di Portugal, hingga Muhammad Iqbal Pasaribu yang berkiprah di Malaysia. Namun, jumlah ini dinilai masih sangat minim dibandingkan potensi yang ada.

Tantangan dari Hector Souto ini bukan sekadar seruan, melainkan sebuah visi untuk membawa futsal Indonesia ke level yang lebih tinggi, menembus batas-batas yang selama ini membelenggu.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar