Wilwatikta.ac.id, Jakarta – Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa laga krusial kontra Madura United pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 akan menjadi penentu sejati kapasitas timnya. Pertarungan di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2/2026) pukul 15.30 WIB, bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian vital untuk mengukur peluang Laskar Sambernyawa keluar dari bayang-bayang zona degradasi.
Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (12/1/2026), Seslija tanpa ragu menyatakan prioritas utamanya adalah mempertahankan eksistensi Persis di kasta tertinggi. “Yang jelas, kami harus bisa bertahan di kompetisi ini,” ujarnya. Dengan 14 pertandingan tersisa di putaran kedua, pelatih yang akrab disapa Milo ini melihat duel melawan Madura United sebagai barometer. “Mari kita lihat apakah tim ini bagus atau tidak. Setelah laga ini, kita semua bisa mengambil kesimpulan dan berbicara soal peluang selanjutnya,” tambahnya, menggarisbawahi betapa pentingnya hasil pertandingan tersebut.

Untuk menghadapi tekanan besar ini, arsitek tim asal Bosnia-Herzegovina tersebut menekankan pentingnya kedisiplinan taktik dan ketenangan emosional. Ia meminta anak asuhnya untuk tidak terbebani, melainkan menikmati setiap momen di lapangan. “Dalam momen seperti saat ini, sangat penting untuk tetap tenang. Saya memiliki kepercayaan diri penuh dengan tim saya. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan karakter sejati kami,” papar Milo. Ia melanjutkan, “Kami harus fokus pada kedisiplinan taktik dan mengontrol emosi. Pada laga ini, kami harus bisa menghindari tekanan-tekanan yang tidak penting. Kami harus lebih fokus untuk menikmati pertandingan.”
Salah satu pekerjaan rumah terbesar Persis Solo dalam tiga laga terakhir adalah tumpulnya lini serang. Namun, Milo kini membawa kabar baik terkait solusi produktivitas gol. “Kami butuh kemenangan. Untuk laga ini, kami sudah memiliki beberapa penyerang yang siap diandalkan. Ada striker lainnya yang akan segera bergabung, termasuk Febri,” ungkapnya. Ia berharap kehadiran opsi baru ini akan memicu persaingan sehat di dalam tim, mendorong setiap pemain untuk berkembang dan tidak berada di zona nyaman. “Tugas saya tidak hanya mengembangkan pemain secara individu, tetapi juga menciptakan keseimbangan tim secara keseluruhan,” imbuhnya.
Optimisme serupa turut disuarakan oleh winger Persis, Irfan Jauhari. Pemain muda ini memastikan seluruh rekan setimnya telah mempersiapkan diri secara maksimal dan bertekad untuk mengamankan tiga poin penuh di kandang. “Saya dan teman-teman sudah sangat siap untuk menghadapi pertandingan besok. Kami sangat membutuhkan kemenangan. Semoga hasilnya sesuai dengan keinginan kita semua, yakni meraih tiga poin,” tegas Jauhari, mencerminkan semangat juang Laskar Sambernyawa di tengah pertaruhan besar ini.






