Jakarta – Optimisme tinggi menyelimuti skuad Macan Kemayoran. Persija Jakarta menyatakan keyakinan kuatnya untuk meraih gelar juara BRI Super League musim ini, meski saat ini masih tertinggal dari pemuncak klasemen. Manajemen klub secara serius telah menyusun proyeksi dan strategi detail untuk sepuluh pertandingan tersisa, demi menggeser dominasi Persib Bandung.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengungkapkan bahwa inisiatif perhitungan strategis ini datang langsung dari Direktur klub, Mohamad Prapanca. “Setelah pertandingan terakhir kami yang berakhir seri di kandang, Pak Panca langsung memanggil saya untuk berdiskusi,” ujar Bambang dalam sebuah sesi Ngopi Bareng Persija di Kantor Persija, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/3/2026).

Legenda Persija tersebut menambahkan, Prapanca secara spesifik meminta agar dibuatkan skema mengenai potensi hasil dari sepuluh laga krusial yang tersisa. “Dia bilang, ‘Coba dibuatkan skema kira-kira sepuluh pertandingan akan bagaimana’,” tutur Bambang menirukan permintaan Prapanca.
Menanggapi permintaan tersebut, Bambang bersama Prapanca menyusun proyeksi pertandingan demi pertandingan. “Akhirnya kita bikin lah, saya dengan Pak Panca, dengan skema yang kurang lebih, ‘Oh ini akan begini, kita akan menang di sini, mungkin di sana akan seperti ini dan sebagainya’,” jelas Bambang.
Dari hasil simulasi dan perkiraan mereka, persaingan di pekan ke-34 atau pekan terakhir diprediksi akan sangat ketat. Selisih poin antara pemuncak klasemen dan peringkat kedua diperkirakan hanya akan berkisar satu atau dua angka.
Namun, Bambang Pamungkas mengingatkan bahwa perhitungan ini masih bersifat perkiraan dan analisis awal. “Pada akhirnya memang pada pekan ke-34 itu semuanya akan menjadi tipis, perbedaannya satu dan dua poin menurut perkiraan kita. Karena sekali lagi, ini pengamatan saya ini masih tebak-tebakan kan, bukan gelar pamungkas, jadi saya ini hanya perkiraan. Jadi kurang lebih akan seperti itu,” tegasnya, menekankan bahwa hasil di lapangan tetap menjadi penentu utama. Meskipun demikian, keyakinan untuk merebut puncak klasemen tetap menjadi motivasi utama tim Ibu Kota.






