Misteri Absen Ferarri Terjawab Cedera MCL

Brad Crawford

Misteri Absen Ferarri Terjawab Cedera MCL

Jakarta – Teka-teki di balik absennya Muhammad Ferarri dari lapangan hijau dan keputusan pelatih John Herdman untuk tidak menyertakannya dalam skuad final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 akhirnya terkuak. Bek muda berusia 22 tahun ini mengonfirmasi bahwa ia baru saja pulih dari cedera serius yang memaksanya menepi selama beberapa waktu.

Ferarri mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami cedera Medial Collateral Ligament (MCL) grade dua. “Saya sempat alami Medial Collateral Ligament (MCL) grade dua. Sempat istirahat dan melakukan pemulihan bersama fisioterapis. Alhamdulillah, saat ini sudah baikan,” ujar Ferarri, seperti dikutip dari I.League.

Misteri Absen Ferarri Terjawab Cedera MCL
Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Panggilan dari John Herdman pada Maret lalu, yang memasukkan nama Ferarri ke dalam daftar 41 pemain sementara Timnas Indonesia, sempat menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, Ferarri sudah lama tidak terlihat bermain untuk Bhayangkara FC, dengan penampilan terakhirnya tercatat pada Januari 2026. Kini, alasan di balik ketidakikutsertaannya dalam skuad inti Timnas Indonesia untuk ajang FIFA Series 2026 menjadi jelas.

Kembali ke Daftar Susunan Pemain

Kabar baiknya, Ferarri kini telah menunjukkan progres signifikan dalam pemulihannya. Ia bahkan sudah tercatat dalam daftar susunan pemain (DSP) sebagai pemain cadangan saat Bhayangkara FC menghadapi Persija Jakarta akhir pekan lalu. Ini menjadi sinyal positif kembalinya sang bek ke kompetisi.

Menatap laga berikutnya melawan Persijap Jepara di BRI Super League 2025/2026, Ferarri menyatakan kesiapannya untuk kembali merumput jika diberikan kepercayaan oleh pelatih. Namun, ia juga menyadari pentingnya proses adaptasi pasca-cedera yang harus dilakukan secara bertahap. “Insha Allah, jika dapat kesempatan, saya bisa bermain melawan Persijap, meski dipastikan tidak bermain selama 90 menit penuh. Saat ini bertahap lebih dahulu, tidak mau terburu-buru,” tambahnya.

Suntikan Tenaga dan Persaingan Ketat

Kembalinya Muhammad Ferarri tentu menjadi suntikan tenaga yang sangat berarti bagi Bhayangkara FC, yang dikenal dengan julukan The Guardian. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat lini belakang tim. Meski demikian, Ferarri juga realistis mengenai persaingan ketat di posisi bek.

“Yang terpenting saat ini bisa bermain penuh di tim dahulu, apalagi persaingan di Bhayangkara FC juga cukup ketat,” tutupnya, menegaskan fokus utamanya untuk mendapatkan kembali menit bermain secara konsisten dan memberikan kontribusi maksimal bagi timnya di sisa musim BRI Super League 2025/2026.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar