SOLO – Arsitek di balik Persis Solo, Milomir Seslija, menyambut bulan suci Ramadan dengan optimisme membara. Pelatih asal Bosnia Herzegovina ini melihat momentum istimewa yang bisa dimanfaatkan Laskar Sambernyawa untuk mendongkrak performa di BRI Super League 2025/2026, terutama berkat perubahan jadwal pertandingan ke malam hari. Ini menjadi angin segar bagi tim yang tengah berjuang di papan bawah klasemen.
Seslija, yang akrab disapa Milo, menjelaskan bahwa perubahan jadwal dari sore hari yang terik (pukul 15.30 WIB) menjadi malam hari (pukul 20.30 WIB) akan sangat menguntungkan. Kondisi cuaca yang lebih sejuk di malam hari diyakini mampu mengeluarkan potensi maksimal para pemain, khususnya legiun asing yang baru bergabung.

“Sebagian besar pemain asing kami datang dari iklim yang berbeda. Saya merasa gembira Ramadan telah tiba. Itu artinya kami akan bermain pada malam hari. Saya yakin hasilnya bakal jauh lebih baik,” tegas Milo, seperti dikutip dari Wilwatikta.ac.id,.
Sebelumnya, Persis Solo kerap kesulitan bermain di bawah terik matahari sore, sebuah tantangan yang diakui Milo memengaruhi performa tim. “Tidak mudah bagi kami bermain pada pukul 15.30 dengan cuaca yang panas,” tambahnya.
Meski menghadapi tantangan cuaca sebelumnya, Milo mengklaim adanya transformasi positif dalam timnya. “Menurut saya, sudah ada banyak hal positif yang terlihat. Apabila kita melihat dalam tiga pekan terakhir yang sudah terlewati, saya bisa bilang ini adalah Persis Solo yang baru,” ungkapnya. Peningkatan agresivitas permainan di putaran kedua menjadi bukti perubahan tersebut, dan jadwal malam hari diharapkan dapat mengoptimalkan momentum ini.
Empat laga krusial menanti Laskar Sambernyawa selama bulan suci ini. Dimulai dengan dua pertandingan kandang melawan PSBS Biak (pekan ke-22) dan Persik Kediri (pekan ke-24). Selanjutnya, Persis akan melakoni Derby Jawa Tengah kontra Persijap Jepara (pekan ke-24) sebelum kembali ke kandang menjamu Bali United. Seluruh pertandingan ini dijadwalkan pada pukul 20.30 WIB. Hasil maksimal dari rentetan laga ini sangat vital, mengingat kompetisi akan memasuki jeda FIFA Matchday setelahnya.
Posisi Persis Solo di dasar klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan 12 poin menjadikan empat pertandingan ini sebagai penentu nasib. Pertarungan sengit melawan sesama tim zona degradasi seperti Persijap Jepara, serta menghadapi PSBS Biak yang berada tepat di atas zona merah, menuntut fokus dan performa terbaik. Milo berharap, dengan jadwal yang lebih bersahabat, timnya mampu meraih poin penuh demi menjauh dari ancaman degradasi dan mengamankan posisi di liga.






