Generasi Emas Perebutkan PSSI Awards

Brad Crawford

Generasi Emas Perebutkan PSSI Awards

Jakarta – Panggung sepak bola nasional bersiap menyambut gelaran akbar PSSI Awards, sebuah ajang prestisius yang akan menganugerahkan penghargaan kepada talenta-talenta terbaik. Sorotan utama tertuju pada kategori Pemain Muda Terbaik, di mana lima nama menjanjikan siap bersaing ketat: Arkhan Fikri, Marselino Ferdinan, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, dan Rayhan Hannan.

Proses penentuan pemenang kategori ini melibatkan partisipasi luas. PSSI telah membuka sesi voting offline terbatas selama gelaran Indonesia Sports Summit 2025 pada 6-7 Desember 2025 lalu. Sementara itu, kesempatan bagi publik untuk memberikan suara secara daring akan dimulai pada 6 Januari hingga 26 Februari 2026, melalui laman resmi PSSI. Setiap partisipan diwajibkan memiliki akun Garuda ID untuk dapat berpartisipasi dalam seluruh kategori. Puncak acara PSSI Awards edisi perdana ini direncanakan berlangsung pada Maret 2026, bertepatan dengan jadwal FIFA Series yang akan diikuti Tim Nasional Indonesia.

Generasi Emas Perebutkan PSSI Awards
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Siapa di antara kelima bintang muda ini yang paling layak menyandang gelar Pemain Muda Terbaik? Mari kita telusuri jejak karier dan kontribusi mereka di lapangan hijau.

Arkhan Fikri
(Wilwatikta.ac.id/Abdul Aziz)
Arkhan Fikri, gelandang sentral Arema FC yang juga menjadi pilar Timnas Indonesia U-23, menempati urutan pertama dalam daftar nominasi. Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, Arkhan telah menjelma menjadi metronom lini tengah yang sulit tergantikan. Dengan visi bermain yang tajam, kemampuan mengatur tempo, dan distribusi bola yang presisi, ia kerap menjadi kunci dalam membangun serangan sekaligus memutus alur lawan. Statistiknya di BRI Super League musim ini hingga pekan ke-22 cukup impresif: 17 penampilan, 1.147 menit bermain, dua gol, dan satu assist. Dengan 16 caps di level U-23, kematangan Arkhan diprediksi akan segera menarik perhatian pelatih Timnas senior, John Herdman.

Marselino Ferdinan
(Wilwatikta.ac.id/Bagaskara Lazuardi)
Nama Marselino Ferdinan tak bisa dilepaskan dari daftar talenta terbaik. Sejak era kepelatihan Shin Tae-yong, Marselino telah menunjukkan potensi luar biasa dan menjadi salah satu motor penggerak Timnas Indonesia senior, bahkan berperan krusial dalam meloloskan Garuda ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Musim 2025/2026 menandai babak baru dalam karier pemain berusia 21 tahun ini, setelah ia menerima tawaran pinjaman dari AS Trencin, klub Slovakia, dari klub asalnya Oxford United. Meski baru mencatatkan dua penampilan, termasuk debut 45 menit pada 18 Oktober 2025 saat AS Trencin bermain imbang 1-1 melawan Skalica, perjalanan Marselino harus terhenti sementara akibat cedera yang mengharuskannya menjalani operasi dan pemulihan. Dengan 37 penampilan dan 5 gol untuk Timnas senior sejak debutnya pada Januari 2022, Marselino adalah gelandang serang dengan prospek cerah.

Fajar Fathurrahman
(Foto: Dok Persija)
Fajar Fathurrahman, rekrutan anyar Persija Jakarta dari Borneo FC di awal musim ini, juga masuk dalam bursa. Prestasi Fajar tak main-main, termasuk medali emas SEA Games 2023 dan konsistensinya yang terjaga apik selama membela Borneo FC. Bek sayap berusia 23 tahun ini dikenal dengan kecepatan eksplosif, kemampuan dribbling yang lincah, dan akurasi umpan silang yang mematikan. Selain agresif dalam menyerang, Fajar juga disiplin dalam bertahan, memiliki stamina prima, dan fleksibel bermain di kedua sisi sayap. Sepanjang tahun 2025, posisinya nyaris tak tergantikan, baik saat masih di Borneo FC maupun setelah berseragam Persija. Dengan kiprah dominannya di Timnas U-23, Fajar sangat dinantikan untuk segera mendapatkan panggilan dari pelatih John Herdman ke skuad senior.

Dony Tri Pamungkas
Dari kubu Macan Kemayoran, Dony Tri Pamungkas turut meramaikan persaingan. Winger lincah ini dikenal sebagai spesialis umpan silang akurat yang menjadi andalan Persija dan Timnas Indonesia U-23. Dony, yang lahir pada tahun 2005, adalah pemain kidal serbabisa yang mampu beroperasi sebagai wing-back maupun winger kiri. Kecepatan, mobilitas tinggi, visi bermain yang matang, serta keseimbangan antara kemampuan menyerang dan bertahan menjadikannya aset berharga. Ia juga menjadi tumpuan Timnas Indonesia U-23 di bawah asuhan Gerald Vanenburg dan Indra Sjafri, termasuk saat SEA Games tahun lalu.

Rayhan Hannan
(Wilwatikta.ac.id/Dok.Instagram Persija Jakarta)
Dominasi Persija di kategori ini semakin kuat dengan masuknya nama Rayhan Hannan. Pemain muda yang lincah dan berkecepatan tinggi ini digadang-gadang sebagai bintang masa depan Timnas Indonesia. Fleksibilitasnya di lapangan patut diacungi jempol; selain piawai sebagai gelandang, Rayhan juga efektif beroperasi di posisi sayap kanan maupun kiri. Kontribusinya terasa signifikan, membawa Persija finis di peringkat ketujuh BRI Super League musim lalu dan kini bersaing ketat di papan atas. Di level internasional, Rayhan adalah andalan Timnas U-23 sepanjang tahun 2025, bersinar di Piala AFF U-23 2025 dengan membawa tim melaju hingga semifinal. Ia bahkan telah mengoleksi 3 caps bersama Timnas Indonesia senior.

Persaingan di kategori Pemain Muda Terbaik PSSI Awards 2026 ini dipastikan akan sangat ketat. Kelima nominasi ini tidak hanya menunjukkan bakat individu yang luar biasa, tetapi juga kontribusi signifikan bagi klub dan Timnas Indonesia. Siapa pun yang terpilih, penghargaan ini akan menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus berkembang dan mengharumkan nama bangsa di kancah sepak bola internasional. Publik diundang untuk berpartisipasi aktif dalam voting daring dan menentukan siapa yang paling layak menyandang gelar tersebut.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar