Dua Wajah Garuda Muda Pesan Nova Arianto

Brad Crawford

Dua Wajah Garuda Muda Pesan Nova Arianto

Jelang kembali ke Timnas Indonesia U-20, pelatih sementara Timnas U-17, Nova Arianto, menyampaikan pesan mendalam. Ia menyoroti performa “dua wajah berbeda” yang ditunjukkan skuad Garuda Muda dalam dua laga uji coba internasional kontra China U-17, sebuah gambaran proses awal yang penuh tantangan namun juga harapan.

Nova, yang sejatinya merupakan arsitek Timnas U-20, diperbantukan untuk memimpin Timnas U-17 dalam serangkaian laga persahabatan ini. Uji coba tersebut tak hanya berfungsi sebagai ajang pemanasan dan seleksi jelang putaran final Piala Asia 2026, tetapi juga sebagai platform observasi krusial bagi pelatih kepala baru yang akan datang.

Dua Wajah Garuda Muda Pesan Nova Arianto
Gambar Istimewa : cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Perbedaan performa terlihat jelas. Pada Minggu (8/2/2026) malam WIB, di Indomilk Arena Tangerang, Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan China U-17 dengan skor telak 0-7. Namun, hanya berselang tiga hari, tepatnya Rabu (11/2/2026) malam WIB di lokasi yang sama, Garuda Muda bangkit memberikan perlawanan sengit. Mereka hanya takluk tipis 2-3, bahkan sempat menahan imbang 2-2 hingga menit-menit akhir sebelum kebobolan di masa injury time.

Melalui akun Instagram pribadinya, @novarianto30, Nova mengungkapkan pemahamannya terhadap ekspektasi tinggi masyarakat. “Ini adalah proses awal yang dijalani mereka,” ujarnya, seperti dikutip Wilwatikta.ac.id, Kamis (12/2/2026). Ia menambahkan bahwa bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman internasional pertama, yang menuntut adaptasi mental dan psikologis yang tidak mudah.

Meski mengakui performa tim masih jauh dari sempurna, Nova mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan. “Kita bisa melihat ada dua wajah berbeda dari penampilan di dua pertandingan yang dijalani Timnas Indonesia U-17,” jelasnya. Ia memuji “hati besar” para pemain yang berani menghadapi tantangan berat dari China U-17.

Pasca-rangkaian uji coba ini, tongkat estafet kepelatihan Timnas U-17 akan diserahkan. Nama Kurniawan Dwi Yulianto santer disebut sebagai suksesor. Nova menyatakan rasa terima kasihnya kepada PSSI atas kesempatan membantu proses transisi ini. “Harapannya, saya bisa meletakkan fondasi yang baik seperti yang sudah dilakukan saat membentuk timnas U-17 generasi sebelumnya,” tuturnya, merujuk pada pengalamannya di masa lalu.

Sebagai penutup, Nova menitipkan pesan kepada seluruh jajaran pelatih dan pemain. “Terus bekerja keras, pahami standar effort kerja kalian di timnas dan tetaplah punya hati yang besar untuk berhadapan dengan siapa pun,” pesannya. Ia berharap, pelajaran dari dua laga tersebut menjadi bekal untuk masa depan yang lebih baik, dengan impian melihat mereka berlaga di Piala Dunia U-17.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar