Wilwatikta.ac.id, Banten – Pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, kini mengarahkan seluruh perhatian timnya pada pencapaian target yang lebih realistis di kancah domestik. Setelah tersingkir dari kompetisi Asia, Banten Warriors bertekad menembus posisi enam besar BRI Super League 2025/2026.
Klub berjuluk Banten Warriors itu baru saja harus menelan pil pahit setelah langkah mereka terhenti di babak perempat final AFC Challenge League 2025/2026. Mereka takluk secara agregat 2-3 dari wakil Filipina, Manila Digger, pada awal Maret lalu, mengakhiri ambisi mereka di kancah kontinental.

Riekerink secara tegas menyatakan bahwa posisi enam besar klasemen liga domestik menjadi prioritas utama yang harus segera diraih anak asuhnya. Dengan delapan pertandingan tersisa, perjuangan Ivar Jenner dan kolega akan sangat menentukan. “Bermain di level ini selalu tentang target. Kami punya dua target, pertama memenangkan AFC Challenge Cup, tapi kami gagal saat melawan Manila. Sekarang target berikutnya adalah segera masuk ke posisi enam besar,” ujar Riekerink, seperti dikutip dari Wilwatikta.ac.id,.
Saat ini, Dewa United menempati peringkat kesembilan di klasemen sementara BRI Super League, mengumpulkan 37 poin dari 26 pertandingan. Catatan mereka adalah 11 kemenangan, empat hasil imbang, dan 11 kekalahan.
Intip Peluang Empat Besar
Meski target utama adalah enam besar, juru taktik berlisensi UEFA Pro ini tidak menutup kemungkinan bagi timnya untuk merangkak lebih tinggi, bahkan hingga ke posisi empat besar. “Setelah itu, saya masih berharap kami bisa melompat ke empat besar. Kami punya delapan pertandingan tersisa. Kalau saya bilang sekarang kami harus juara, itu konyol,” tambahnya.
Riekerink menekankan pentingnya realisme dalam menetapkan target. “Menurut saya enam besar adalah target yang realistis bagi pemain. Dalam dua tahun terakhir kami selalu mengakhiri musim dengan sangat baik, jadi kita lihat saja nanti, mungkin bisa ke empat besar. Tapi untuk saat ini, fokusnya adalah enam besar,” pungkasnya.
Ujian Berat Melawan Malut United
Pertandingan terdekat akan membawa Dewa United bertandang ke markas Malut United pada pekan ke-27 BRI Super League, Minggu (12/4/2026) malam WIB, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate. Riekerink menekankan bahwa timnya tidak hanya mengincar kemenangan, tetapi juga penampilan yang berkualitas.
Mantan pelatih Heerenveen itu menyadari bahwa Malut United adalah lawan tangguh, yang saat ini berada di posisi keempat klasemen dengan 46 poin dan dihuni oleh deretan pemain bintang. “Targetnya main bagus dan menang. Tetapi bukan hanya sekadar menang. Itu tidak ada dalam filosofi saya,” tegasnya.
Apresiasi untuk Dukungan Suporter
Riekerink juga menyampaikan apresiasi atas dukungan suporter saat Dewa United meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta di Banten International Stadium, Serang, Jumat (3/4/2026) malam WIB.
“Kami terkejut melihat antusiasme penonton. Kami masih klub muda, banyak yang mungkin luput memperhatikan fondasi yang telah kami bangun dalam tiga setengah tahun. Anda tahu tim-tim dengan sejarah di Indonesia, mereka memiliki latar belakang itu dan kami sedang merajut masa depan klub,” ujarnya.
“Kami membangun sejarah dan sejarah itu baru tiga setengah tahun dan kami harus menyadarinya, tetapi saya sangat senang dengan para penggemar hari ini. Saya pikir itu sangat membantu kami,” tutup Riekerink, menegaskan pentingnya dukungan publik dalam perjalanan klub muda ini.






