Jepara – Pelatih kepala Persijap Jepara, Mario Lemos, terang-terangan menyatakan ketidakpuasannya. Meskipun Laskar Kalinyamat sukses memperpanjang rekor tak terkalahkan saat melawat ke markas Persik Kediri, hasil imbang tanpa gol pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (6/4/2026), dinilai belum cukup untuk memenuhi ambisi tim.
Wilwatikta.ac.id mencatat, pertandingan yang berakhir dengan skor kacamata tersebut memang menjaga Persijap dari kekalahan. Namun, Lemos menyoroti performa anak asuhnya yang belum mencapai standar ideal. Menurutnya, intensitas dan agresivitas permainan tim masih jauh dari harapan, terutama mengingat ketatnya persaingan di papan bawah klasemen.

“Ini bukan penampilan terbaik kami. Ada banyak kekurangan, terutama intensitas yang belum optimal,” ungkap Mario Lemos kepada awak media. “Kami harus bisa bermain lebih agresif dan lebih cepat dalam mengalirkan bola.” Meski demikian, pelatih asal Portugal itu mengakui tantangan menghadapi tim sekelas Persik dan pentingnya membawa pulang poin tandang demi menjaga konsistensi.
Kendati satu poin dapat disyukuri untuk menjaga jarak dari zona merah, Lemos menegaskan bahwa di fase krusial mendekati akhir musim, kemenangan penuh menjadi harga mati. “Cukup bagus karena kami bisa tetap mendapatkan poin. Namun, tiga poin sangat penting di momen seperti ini,” tegasnya. Ia menambahkan, dari lima laga terakhir, Persijap memang tak tersentuh kekalahan, namun dominasi hasil imbang membuat hanya satu kemenangan yang berhasil diamankan. Catatan ini menjadi alasan utama ketidakpuasan Lemos.
Tambahan satu poin ini membuat Persijap Jepara tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan 21 poin dari 26 pertandingan, setara dengan Persis Solo di posisi ke-15. Jarak yang tipis dengan zona degradasi membuat setiap poin sangat berharga dan belum menjamin keamanan posisi Laskar Kalinyamat.
Pemain Persijap, Firman Ramadhan, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil tersebut. “Kami bersyukur dengan satu poin ini. Persik bermain sangat bagus, dan kami bertanding ketat dengan tensi tinggi. Poin ini penting untuk merangkak ke papan atas,” ujar Firman, menyadari pentingnya setiap angka di sisa musim.
Laskar Kalinyamat kini harus bersiap menghadapi tantangan berikutnya. Pada Sabtu (11/4/2026), mereka akan menjamu Bhayangkara FC, tim yang sedang menunjukkan lonjakan performa impresif di putaran kedua. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi ambisi Persijap meraih kemenangan penuh dan mendongkrak posisi mereka di klasemen.






