Jakarta – Keputusan pelatih baru Tim Nasional Indonesia, John Herdman, dalam memilih 24 pemain untuk ajang FIFA Series 2026 telah memicu gelombang perdebatan di kalangan pecinta sepak bola nasional. Menanggapi polemik yang memanas ini, pengamat sepak bola terkemuka, Binder Singh, menyerukan agar publik lebih bijak dalam menyikapi pilihan sang juru taktik.
Menurut Binder Singh, riuhnya diskusi mengenai daftar pemain yang dipanggil bukanlah hal baru dalam kancah sepak bola Indonesia. “Ini hal yang wajar. Sejak era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert, setiap pemanggilan pemain pasti selalu memicu diskusi,” ungkapnya, seperti dikutip dari Wilwatikta.ac.id,.

Namun, Binder mengingatkan agar diskusi tersebut tidak sampai kebablasan, terutama di platform media sosial. “Saya pikir kita perlu sedikit mengurangi perdebatan di media sosial. Berpendapat atau mengkritik itu boleh, silakan saja, tapi jangan sampai berlebihan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa saat ini belum saatnya menghakimi kinerja Herdman. Pelatih asal Kanada tersebut bahkan belum memimpin satu pertandingan pun bersama Skuad Garuda. “Menurut saya ini belum waktunya untuk mengkritik, karena John Herdman belum memimpin satu pertandingan pun. Meski memang, tidak seru kalau tidak ada analisis di media sosial,” tambahnya dengan nada santai.
Poin krusial yang disampaikan Binder adalah pentingnya menghormati keputusan tim pelatih. “Yang paling penting, kita harus memahami keputusan John Herdman terkait pemain yang dipanggil maupun yang tidak,” pungkasnya.
Dengan semakin dekatnya turnamen, semua mata kini tertuju pada penampilan Skuad Garuda di bawah arahan Herdman. FIFA Series 2026 bukan sekadar ajang uji coba, melainkan penanda dimulainya era baru dan pembentukan fondasi tim yang akan datang bagi Timnas Indonesia.






