Wilwatikta.ac.id, Jakarta – Tim Nasional Indonesia U-17 dipastikan akan menghadapi tantangan berat di putaran final Piala Asia U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada Mei mendatang. Hasil undian fase grup menempatkan skuad Garuda Muda di Grup B, sebuah grup yang secara luas dinilai sebagai “grup neraka” karena dihuni oleh kekuatan-kekuatan sepak bola Asia.
Dalam undian yang dilakukan oleh AFC, Timnas Indonesia U-17 akan bersaing ketat dengan tiga tim tangguh lainnya, yakni Timnas China U-17, Timnas Jepang U-17, dan Timnas Qatar U-17. Ketiga lawan ini dikenal memiliki tradisi kuat dan pembinaan usia muda yang mumpuni di benua Asia.

Meskipun dihadapkan pada situasi yang tidak mudah, Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, menyerukan agar para pemain Timnas Indonesia U-17 tetap kuat dan tidak gentar. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam menghadapi kompetisi level tinggi.
“Saya sering mendengar ini Indonesia. Saya tahu Indonesia. Kita harus ganti cara berpikir, jangan takut bermain dengan siapa saja,” tegas Tahamata dalam sebuah kesempatan di Jakarta baru-baru ini.
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, sebelumnya juga menyoroti aspek mental dan disiplin sebagai faktor pembeda. Hal ini terlihat saat timnya menunjukkan peningkatan performa, meski harus mengakui keunggulan China U-17 dengan skor 2-3 dalam laga uji coba kedua yang digelar pada Rabu malam, 11 Februari 2026, di Sport Center Kelapa Dua, Tangerang.
Timnas Indonesia U-17 berhak langsung lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2026 tanpa melalui babak kualifikasi, berkat penampilan mereka di edisi sebelumnya. Ini memberikan waktu persiapan yang lebih panjang bagi tim pelatih.
Simon Tahamata optimistis bahwa Timnas Indonesia U-17 memiliki potensi untuk memberikan kejutan di Grup B. Kunci utamanya, menurutnya, adalah kepercayaan diri yang tinggi. “Kita semua punya kesempatan untuk bermain dengan bagus. Kan bagus main lawan Jepang, Cina, dan Qatar,” ujarnya penuh semangat.
Piala Asia U-17 2026 akan menjadi panggung penting bagi Garuda Muda. Sebelum berlaga di turnamen tersebut, Timnas Indonesia U-17 juga akan berpartisipasi dalam Piala AFF U-17 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Maret tahun ini. Ajang ini akan menjadi pemanasan krusial sekaligus seleksi akhir bagi para pemain.
Dengan waktu yang masih cukup, Tahamata berharap seluruh elemen tim dapat memaksimalkan persiapan. “Kita masih punya waktu untuk berlatih keras, bermain keras, mentalitas musti lebih baik,” pungkasnya, menekankan pentingnya peningkatan di segala aspek sebelum menghadapi turnamen bergengsi di Arab Saudi.
(Dok. Wilwatikta.ac.id)






