Herdman Kagumi Fasilitas Bali United Bidik TC Timnas

Brad Crawford

GIANYAR

– Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, langsung bergerak cepat usai resmi ditunjuk memimpin Skuad Garuda. Dalam rangkaian safari ke sejumlah klub BRI Super League, arsitek berusia 50 tahun itu menyambangi Bali United Training Center di Gianyar, Bali, pada Rabu sore (28/1/2026). Kunjungan ini, yang berlangsung tertutup dari pantauan awak media, mengungkap kekaguman mendalam Herdman terhadap fasilitas klub berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.

Gambar Istimewa : cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Ini merupakan pengalaman pertama Herdman menginjakkan kaki di Pulau Dewata. Selama berada di pusat pelatihan Bali United, ia menyempatkan diri berkeliling dan meninjau berbagai sarana penunjang yang dimiliki klub. Kesan positif langsung terpancar dari pelatih yang sebelumnya menorehkan rekor impresif.

“Tempat ini sungguh fantastis, dan ini adalah kali pertama saya ke Bali, lalu melihat fasilitas yang begitu luar biasa,” ungkap John Herdman melalui rilis resmi dari Bali United. Ia melanjutkan, “Saya melihat ada standar sepak bola yang baik di Bali dan berharap dalam waktu mendatang Timnas Indonesia akan berlatih di sini.”

Herdman bahkan menyandingkan kualitas BUTC dengan standar pusat pelatihan klub-klub elite di Liga Inggris. Menurutnya, perkembangan yang ditunjukkan Bali United sangat luar biasa, sejalan dengan kemajuan sepak bola di negara-negara maju. Potensi pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di lokasi ini, kemungkinan besar akan dilakukan menjelang Piala AFF 2026 atau sekitar bulan Maret mendatang, melanjutkan tradisi yang pernah diinisiasi oleh pelatih sebelumnya.

Misi Berat dan Fondasi Pembinaan Usia Muda

Kedatangan Herdman sebagai juru taktik baru Skuad Garuda membawa angin segar dan ekspektasi tinggi. Dengan catatan 54 kemenangan dari 108 laga, rekornya sebelum melatih Timnas Indonesia lebih tinggi dibanding pendahulunya. Ia dikontrak PSSI selama dua tahun, dengan opsi perpanjangan hingga 2030, mengemban misi besar: membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2027 dan, yang lebih ambisius, menembus Piala Dunia 2030, setelah menggantikan Patrick Kluivert yang diberhentikan.

Dalam pandangan Herdman, fondasi kuat bagi kemajuan sepak bola adalah pembinaan usia muda yang berkelanjutan. “Saya pikir dengan memiliki tempat latihan yang bagus ini akan memudahkan dalam pengembangan pemain muda. Sebab inti dari pengembangan pemain itu sendiri, selain bakat, adalah dukungan berupa fasilitas latihan yang baik,” tegasnya.

Mengakhiri kunjungannya, John Herdman tak lupa mengirimkan pesan inspiratif kepada seluruh suporter dan masyarakat Indonesia. Ia menekankan bahwa perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030 adalah sebuah narasi panjang yang membutuhkan dukungan kolektif. “Kita semua adalah bagian dari narasi besar bagi bangsa ini. Saya dan tim akan berjuang di ruang ganti dan lapangan, sementara dukungan kalian dari belakang akan menjadi kekuatan tak tergantikan. Setiap elemen memiliki kontribusi yang sama demi kejayaan Indonesia,” tutupnya.


Berita ini disadur dari Wilwatikta.ac.id, Jakarta.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar