John Herdman Berburu Talenta di Benua Biru
Jakarta, Wilwatikta.ac.id – Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, telah memulai sebuah misi penting di jantung Eropa. Tujuannya jelas: memantau langsung talenta-talenta diaspora yang berpotensi memperkuat skuad Garuda di masa depan. Perjalanan intensif ini, yang dibagikan Herdman melalui akun Instagram pribadinya, @officialjohnherdman, pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB, menandai babak baru dalam upaya memperkuat tim nasional.

Dalam kunjungannya, arsitek asal Inggris itu tak melewatkan kesempatan untuk mengamati sesi latihan Kevin Diks bersama raksasa Bundesliga, Borussia Monchengladbach. Kunjungan ini bertepatan dengan persiapan Monchengladbach menghadapi Bayer Leverkusen dalam pekan ke-21 Bundesliga 2025/2026 pada 7 Februari 2026. Namun, perhatian khusus mungkin tertuju pada kondisi Diks yang belakangan absen dalam dua laga terakhir akibat cedera kepala, termasuk saat Monchengladbach ditahan imbang Werder Bremen 1-1 dan ketika melawan Hamburg SV pada 17 Januari 2026.
Tak hanya di Jerman, Herdman juga melintasi perbatasan menuju Belanda untuk menyaksikan langsung aksi Dean James. Bek kiri tangguh Go Ahead Eagles itu tampil sebagai starter saat timnya bermain imbang 1-1 melawan FC Volendam di pekan ke-21 Eredivisie pada Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Penampilan James cukup impresif; menurut catatan Fotmob yang dilansir Wilwatikta.ac.id, ia berhasil menciptakan dua peluang, melakukan empat tekel, lima sapuan, dengan akurasi duel mencapai 80 persen dan persentase umpan 83 persen.
Perjalanan John Herdman di Benua Biru diperkirakan akan berlangsung cukup lama. Agenda pemantauan masih panjang, mengingat banyak pemain Timnas Indonesia lainnya yang tersebar di liga-liga top Eropa, seperti Jay Idzes dan Emil Audero di Italia, serta Ole Romeny di Inggris. Kunjungan ke Eropa ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan Herdman dalam memantau potensi pemain, setelah sebelumnya ia juga menyambangi Bali United Training Center di Gianyar, Bali, pada Rabu (28/1/2026). Upaya keras Herdman ini diharapkan dapat menemukan permata tersembunyi yang siap membawa Timnas Indonesia terbang lebih tinggi di kancah internasional.






